Inilah Dekorasi yang Menyatukan Modernisme dan Tradisi

Perlu diakui, perkembangan zaman begitu mempengaruhi tingkat kepatuhan generasi milenial terhadap adat istiadat yang ada. Tak jarang ditemukan kaum muda yang menolak jika harus menikah dengan adat istiadat atau mengikuti proses yang telah diturunkan dari generasi sebelumnya. Namun, bagaimanapun, keinginan orangtua adakalanya dipatuhi bukan?

Jika mengambil dari pengalaman pribadi, keluarga saya pun masih termasuk yang patuh dengan adat istiadat. Ada beberapa warna yang dianggap membawa keberuntungan dan ada pula yang perlu dihindari. Ya, di dalam etnis Tionghoa, warna yang dianggap membawa hal baik atau hoki adalah merah. Sedangkan, saya pribadi begitu menyukai warna-warna yang monoton, terutama hitam dan putih. Warna ini pun berlaku dalam tema pernikahan yang saya idamkan di kemudian hari.

Meskipun pasangannya belum ditemukan, saya kerap kali menyimpan daftar vendor yang mungkin akan saya gunakan di hari pertunangan atau pernikahan saya kelak. Berikut adalah vendor dekorasi yang mungkin akan menjadi jalan tengah bagi Anda dan orangtua, atau bahkan mertua (ini lebih parah tentunya). Ya, vendor di bawah ini berhasil menyatukan adat istiadat dan modernisme. Silahkan disimak. Semoga menginspirasi!

Nona Manis Creative Planner

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Nona Manis Creative Planner (@nonamanis.creativeplanner) on

The Bloomingbuds

 

View this post on Instagram

 

A post shared by The Bloomingbuds (@thebloomingbuds) on

Papertree Decor

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Event Planning|Styling|Design (@papertreedecor) on

MyVoilà

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MyVoilà (@myvoila) on

Pea and Pie

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Pea and Pie (@peaandpie) on

Meta Limesa

FEATURE REPORTER

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.